My Netbook

Salah satu benda kesayangan saya adalah leptop saya, si abang lepi: axioo pico warna putih, karena kejadian hingga saya punya leptop ini sungguh nggak disangka-sangka, makjegagik, kalau kata saya.

Pada awal tahun 2008, saya punya banyak resolusi salah satunya adalah PUNY A LEPTOP! Kenapa? Soalnya saya merasa udah cukup butuh barang yang satu ini, buat ngerjain peneitian dan tugas-tugas sekolah waktu itu.

Alhamdulillah, tahun 2008 merupakan tahun yang cukup dibilang sukses, banyak resolusi saya yang kesampaian seperti ikut OSN 2008 Makassar dan lolos IEYI ke Taiwan. Efek sampingnya, sebenarnya saya jadi punya cukup uang untuk beli leptop, tapi sayangnya, uang-uang tersebut sedikit demi sedikit harus “berceceran” karena satu dan lain hal. Walhasil sampai Desember 2008, resolusi saya untuk punya leptop belum kesampaian.

Sekitar pertengahan bulan, saya ikut nonton dan sedihnya cuma bisa ngiler karena nggak ada duit itu tadi, padahal saya cukup naksir sama salah satu leptop, ya axioo pico putih ini. Tapi emang yang namanya rejeki nggak akan kemana, sekitar akhir bulan Desember, saya dapat undangan dari Dinas Pendidikan Propinsi DIY untuk menghadiri “penghargaan untuk siswa berprestasi” atau apalah itu namanya. Jujur, saya seneng sih, soalnya ada pertanda bakal dikasih tambahan “uang saku”, tapi saya nggak berharap banyak juga, soalnya DIY propinsi yang tidak begitu besar, baik itu geografisnya, maupun penghasilan dan anggarannya :p. Apapun yang akan saya dapat, saya akan tetap mensyukuri.

Akhirnya, saya menghadiri acara tersebut, tepat 30 Desember 2008. Saya datang 09.00 dan kebagian jatah 14.30. Tapi menunggu saya kali ini nggak sia-sia karena guess what, saya alhamdulillah dapat 7 juta dan cash! Nggak nyangka banget, bener-bener rejeki nomplok, alhamdulillah banget…. alhamduillah pokoknya :D

Keesokan harinya 31 Desember 2008 saya langsung cabut beli axioo yang saya taksir kemarin, nggak mikir-mikir lagi. Dan akhirnya, resolusi saya pun kesampaian juga, beli leptop tahun 2008, nggak peduli walaupun belinya di hari terakhir tahun 2008 :p

So, saya pikir ini adalah kekuatan doa, usaha dan semangat. Oleh karena itu kita harus percaya bahwa Allah memang Maha Mendengar dan mengabulkan keinginan hamba-Nya yang mau berdoa, berusaha dan menyerahkan diri hanya pada-Nya :)


2 Responses
  1. liya Says:

    axio kita sama... hahaha.. kaka adek donk,,,hehehehe

  2. Nurvirta Monarizqa Says:

    haha... iya nih mbak

Posting Komentar

abcs