Ngeblog Lagi

Alhamdulillah akhirnya saya ngeblog lagi :D dan akhirnya saya mendapatkan leptop saya kembali, setelah sekitar satu minggu nggak menyentuh laptop ini. Jadi ceritanya tiga bulan yang lalu, dengan segala kecerobohan dan ketidaksengajaan, laptop saya, tepat pada keyboard ketumpahan air panas ketika saya akan menyeduh bubur instan. Jadilah keyboard yang tidak berpelindung kemasukan air panas tersebut. Awalnya masih no problem, tapi setelah saya resart, keyboard saya nggak berfungsi sebagaimana mestinya. Sebagai info, ini adalah bagian paling bodoh saya. Kalau kata mereka yang sudah ahli, seharusnya keyboard yang kemasukan/ ketumpahan air jangan dinyalakan lagi setelah dimatikan, takut terjadi konslet, kemudian segera dibawa ke tempat reparasi terdekat. (sayang saya tahu hal ini satu bulan kemudian)

Karena leptop saya keyboardnya dah gak fungsi (karena kesalahan tadi) akhirnya saya beli keyboard flexible (keyboard gulung) dengan harga 45 ribu rupiah di sebuah toko di daerah jalan Babarsari. Sudah cukup murah menurut saya mengingat saya sudah berkeliling dari satu toko ke toko lain dan mereka menjual keyboard macam ini paling murah di atas 70 ribu rupiah.

keyboard flexible yang saya taruh di atas keyboard yang sudah tidak berfungsi

Tidak nyaman memang, namun mau bagaimana lagi, asap dapur harus tetap mengepul.

Sekitar tiga bulan saya memakai keyboard ini semua lancar seperti biasa. Namun akhir Mei, saya mulai merasakan keanehan karena laptop saya suka melakukan hal-hal tidak lazim seperti
1. Ngejam sendiri, jadi kalau kita buka pengolah kata seperti notepad, tanpa menyentuh keyboard akan muncul berderet huruf b, atau j, atau i tanpa henti
2. Jika saya klik dua kali pada folder yang muncul kemudian adalah propertiesnya, bukan isi foldernya
3. Jika saya mengeclose sebuah window, semua window akan ikut terclose
4. Jika saya mengcopy sebuah file, yang tercopy adalah shortcutnya, bukan file aslinya.

Wah stress juga saya lama-lama, dugaan saya adalah penderitaan laptop saya sudah cukup berat diakibatkan konslet dari keyboard lamanya. Akhirnya saya putuskan untuk memperbaiki laptop.

Benar saja, akar permasalahan ada pada keyboard. Keyboard saya benar harus diganti.

Pasrah dong, 200 ribu melayang untuk membeli dan memasangkan keyboard baru, plus satu minggu nggak bersama laptop saya tersayang ini, huhu... Tapi alhamdulillah kini laptop saya sudah kembali seperti baru lagi dengan keyboard yang mulus dan berfungsi normal, usai sudah penderitaan saya. Intinya, sayangi segala macam barang anda dan jauhkan barang elektronik dari yang namanya air.

ps: keyboard lama saya juga dikembalikan, tapi bingung ini mau saya apakan. Mungkin bisa untuk membuat liontin kalung seperti milik Fitri Tropika menggantikan kalung flashdisk saya :p

3 Responses
  1. ismailsunni Says:

    ati2 mon.... bejane wae gur keyboard...

    TA = tugas akhir, semacam skripsi, nggone kancaku dah desain, terancam musnah... external hardisk e rusak...
    bayangke, isine gambar2 desain lho...

  2. Nurvirta Monarizqa Says:

    woh nangis nangis kui mesti

  3. ismailsunni Says:

    nangis getih....

Posting Komentar

abcs