Pantai Goa Cemara

Sebelum baca isi postingan saya, saya mau tanya, khususnya bagi yang berada di luar kota:

Pantai di Jogja mana aja ya?
Saya yakin sebagian besar jawabannya adalah Pantai Parangtritis, bener kan? Paris, seperti biasa orang Jogja menyingkat kata Parangtritis memang pantai paling terkenal di DIY, tapi saking terkenalnya membuat pantai ini penuh kala Minggu dan liburan. Padahal kan tujuannya ke pantai mau refresh pikiran sama suara ombak, menenangkan perasaan, menikmati waktu bersama keluarga dan teman-teman, piknik dan bla bla bla lainnya yang butuh keleluasaan space untuk para pengunjung tentunya.

Sebenarnya, pantai di DIY itu banyaaak banget yang bisa dikunjungi selain Parangtritis, lebih lengkapnya bisa dilihat di sini.

Nah di postingan ini, saya mau memperkenalkan pantai yang baru saja dibuka, yang tentunya masih "virgin" dan sepi pengunjung. Cocok banget buat kita-kita yang ingin suasana pantai yang masih alami dan relatif sepi sehingga berasa pantai pribadi.

Taraaa ini dia, pantai Goa Cemara. Letaknya di Kabupaten Bantul 30km dari pusat kota Jogja kurang lebih. Dari Jalan Bantul ke selatan terus sampai masuk Jalan Samas.Ikuti aja jalannya sampai ketemu perempatan jembatan merah, belok ke kanan (barat). Terus....sampai ketemu perempatan pertama ke kiri (selatan), kalau ada perempatan pertama lagi ke kanan (barat) intinya ikuti jalan aspal yang relatif besar dari cabang yang lain. Nah kalau sudah sampai ke perempatan yang ada "cakruk"nya bertuliskan "wonoroto", kita harus belok kiri (selatan. Di kanan kiri hanya ada pohon-pohon perdu. Saya sempat mikir ini benar jalan ke pantai nggak ya soalnya saya nggak nyium bau air sama sekali. Di sini hati-hati. Jika ada plang "pantai goa cemara", kita harus belok ke kiri lagi, kali ini nggak ngikutin jalan aspal lagi, tapi jalan pasir berbatu. Offroad abis. Kalau naik sepeda motor harus hati-hati biar nggak jatuh.

Dan akhirnya sampailah di Pantai Goa Cemara. Kesan pertama: ini pantainya mana ya? sampai saya memarkirkan sepeda motor pun saya belum lihat adanya "air" itu tadi hehe. Ternyata kalau mau mencapai pantainya harus masuk hutan cemara dulu, walaaaaaaaah. Sekarang saya tahu kenapa namanya Pantai Gua Cemara.

bersama APOLLO :)

 foto-foto di atas adalah suasana di dalam "goa cemara"

kalau yang ini "pintu keluar goanya"


Ombaknya lumayan besar, enak buat mainan dan masih minim banget dari SAMPAH. Pasirnya berwarna hitam, dan as usual, pantai selalu panas (kejuali hujan), jadi kalau nggak mau gosong ya sedia sunblock hehe
Sayangnya saya bukan fotografer profesional jadi nggak bisa ambil gambar yang bagus :'(
Tapi semoga postingan ini bisa memberi alternatif tempat wisata yang bisa dikunjungi liburan ini, GRATIS kok biaya masuknya. Kalau kemari pesan saya tolong jaga kebersihannya ya, 

enjoy Jogja! :)
3 Responses
  1. fikrirahman Says:

    2 minggu yang lalu kesini. nyambung dari kwaru. sekarang jalannya udah aspalan alus sampe samas, semi hotmix, beberapa masih pasir aspal, jadi berdebu.

    dan ada cerita legendanya loooh, ngobrol2 sama bapak2 penjaga parkir setempat yang udah agak tua, kebetulan beliau pemain ketoprak setempat, diceritain panjang lebar sampe gimana pantainya bisa dibuka untuk wisata. :D

  2. Nurvirta Monarizqa Says:

    wahahhaaaa jadi pengen kesana lagi heheheh

  3. annosmile Says:

    goa cemara memang bagus..semoga tetap terjaga keasrian hutan cemaranya

Posting Komentar

abcs