Seragam Siswi Teladan

Saya lagi niat bersihin dan ngosek-ngosek kamar, amazingnya, saya menemukan selembar kertas kusut




Ada yang tahu? Angkat tangan...
Bagi yang belum tahu ini sepertinya harus belajar baca lagi deh, secara di gambar pertama keliahatan jelas judulnya apa -___-
Bentuk Baku seragam siswi SMA N 1 Yogyakarta 2007/2008
Yup yup, kedua gambar di atas adalah hasil jepretan saya (maaf gak punya scanner) terhadap dua muka kertas yang saya temukan, bekas zaman saya kelas satu SMA saat dibagikan bahan seragam. Muka pertama adalah gambar setelan atasan, muka kedua adalah gambar setelan rok/bawahan.

Kenapa saya nulis tentang seragam SMA saya? Soalnya SMA saya sendiri punya sejarah yang mendalam dengan seragam yang satu ini. Pertama tahukah anda anda yang membaca tulisan saya ini bahwa Teladan (SMA N 1 Yogyakarta) adalah trendsetter perseragaman di Indonesia? Hihi, nggak usah panjang lebar ya,  karena yang mau saya bahas bukan sejarahnya sebenarnya, so just read this one seperti yang saya kutip dalam blog ini
kemudian dapat ditarik kesimpulan bahwa ternyata memang pemakaian seragam putih abu-abu dimulai saat pemerintah memulai program yang menugaskan beberapa SMA untuk mengadakan kurikulum baru, kemudian SMA-SMA ini disebut sebagai SMA Teladan yaitu pada tahun 1954. kemudian pada 16 Desember 1957 berdirilah SMA-SMA Teladan yang ada di Jakarta, Medan, Surabaya, Bukit Tinggi dan Yogyakarta didasari oleh SK Mendikbud. SMA-SMA Teladan itulah yang pertama memakai putih abu-abu.

hingga kini seragam dengan warna putih sebagai atasan dan abu-abu sebagai bawahan (celana atau rok) dipakai oleh hampir semua SMA di Indonesia terutama SMA negeri.
Wohaha, memang mantap jaya sekolah saya yang satu ini. Sampai-samping saking jadi trendsetternya, ya Teladan menjadikan seragam putih abu-abu menjadi seragam khususnya, it means selama 6 hari sekolah yang dipakai tiap muridnya (jaman saya ke atas) ya seragam putih abu-abu. Kecuali angkatan bawah saya ke bawahnya lagi, mereka "kena" peraturan walikota yang mewajibkan seluruh siswa sekolah di Kota Yogyakarta mengenakan batik pada hari Jumat, jadi nggak full 6 hari pake putih abu-abu. Padahal kalau kita lihat sekolah lain mereka pasti punya seragam khusus yang menjadi kekhasannya masing-masing. Jadi kalau ditanya "seragam khusus SMA 1 Jogja apa sih?" ya jawabannya "putih abu-abu" haha...

Tapi seragam kami nggak sembarang seragam putih abu-abu seperti kebanyakan sekolah, dan nggak bisa asal dibeli aja di toko-toko seragam apalagi mall-mall yang biasa menyelenggarakan diskonan seragam saat tahun ajaran baru. Lihat saja gambar berikut ini

Dua gambar di atas adalah model baju atasan, sebenarnya putra-putri sama aja baju atasannya. Tapi jangan salah, walaupun 6 hari kami pakai putih abu-abu, atasan yang dipakai ada 3 macam loh walau warnanya putih semua. Gambar pertama adalah model untuk senin-selasa dan jumat-sabtu, yang beda hanya badgenya. Senin selasa pakai badge OSIS, dan badge SMA N 1 Yogyakarta di lengan kanan (yang mulai angkatan bawah saya ke bawah lagi diganti jadi badge "pelajar kota Yogyakarta", bangga rasanya jadi angkatan terakhir yang pakai badge ini, lumayan bisa buat pamer anak cucu). Jumat-Sabtu pakai badge teladan (gambar kedua pojok kanan atas). Kemudian hari Rabu-Kamis modelnya simple, seperti gambar kedua.

Mungkin anda anda bertanya-tanya, "apa bedanya atasan seragam Teladan sama sekolah lain?" eits beda banget ya, dilihat dari gambarnya yang justru penuh dengan keterangan-keterangan itulah yang membedakan seragam kami. Uniknya, ada yang membedakan atasan putri dan atasan putra. Jika atasan putri, kancing dijahit di pinggir bagian baju kiri, sedang putra di bagian baju kanan. Tujuannya biar nggak ketukar. Persamannya, dua-duanya sama-sama menggunakan 6 kancing, dan harus tepat enam buah nggak kurang nggak lebih. Terus juga di bagian lengan ada semacam jahitan bentuk V yang tiap tiga angkatan beda. Maksudnya, angkatan saya kebetulan dapat satu V, atas saya dua V dan atasnya lagi tiga V, tapi bawah saya dapat tiga V juga (pola berulang tiap tiga angkatan). Tujuannya sama, biar nggak ketuker. Kenapa nggak dikasih nama sekalian? Usut punya usut, biar nggak ada kesenjangan sosial. Okelah kalau namanya bagus dan modern, kalau namanya setipe nama-nama korban perang zaman dulu yang hanya satu kata itu kan nggak enak juga jadi bahan ejekan (saya nggak maksud loh ini).

Tapi dari semua keterangan dalam kertas tersebut yang paling saya suka adalah 2 segitiga pada saku sama (kongruen). Nice banget infonya, sekalian mengajarkan pada pembaca kertas tersebut apa arti istilah kongruen itu sendiri.

Cukuplah membahas atasan, liat sendiri di gambarnya ya (dasar pemalas). Sekarang saya akan bahas bawahan
Yeah, ini yang paling membedakan dengan seragam SMA lain. Kalau rok SMA di Indonesia pada umumnya punya satu "belahan", rok SMA saya punya tiga "belahan", hahahaaa, lebih banyak dari anak SMP bahkan. Didukung dengan bentuk roknya yang A, nggak span seperti pada umumnya, saya bebas banget lari lari , manjat manjat dan bergerak pakai rok ini. Kemudian bentuk tempat ikat pinggangnya nggak persegi panjang, tetapi segilima dengan ukuran yang khusus dan harus berjumlah tepat EMPAT buah nggak kurang nggak lebih. Rok ini NGGAK BERSAKU, alasannya karena takut disalahgunakan, weleh. Bahan yang digunakan pun berbeda, bukan drill as usual tapi apa gitu namanya yang warnanya lebih biru dan motif seratnya kotak-kotak, "mbedani" sekali. Dari jauh pun saya mudah mengenali itu anak SMA 1 apa bukan.

Untuk seragam putra setahu saya bahannya sama dan modelnya juga berbeda jauh dengan seragam putra SMA biasa. Bentuknya seperti celana jeans yang saku depannya ketat banget itu dan dua saku terbuka di belakang. Makin kelihatan lah bedanya sama seragam yang dijual di pasar-pasar itu.

Dan ini adalah foto ketika seragam putri tsb dipakai
Modelnya adalah Sita Desti Betari, teman saya dari SMP. Saya carikan yang cantik biar banyak yang mau mampir :3

Sekedar informasi, kelengkapan seragam putri selain atasan dan bawahan adalah ikat pinggang hitam (teladan), kaos kaki putih dan sepatu bebas (enak kaaan). Bagi yang berjilbab tentu ditambah dengan jilbab putih polos tanpa renda, tidak semrawang, harus segiempat, bagian belakang harus menyentuh ikat pinggang dan sisa jilbab harus di-pin (nggak boleh menjuntai).

Oke bagi sebagian orang seragam kami kelihatan "cupu-cupu yang lucu" lah atau "kuno" lah atau bla bla bla lainnya. Tapi bagi saya seragam ini MODIS dan tidak ketinggalan zaman karena buktinya dari tahun 1954 sampai sekarang masih dipakai bahkan ditiru jutaan orang tuh :p
17 Responses
  1. Yan Restu Freski Says:

    aku mampir bukan karena sita mon...
    Wkwkwkwk..
    Coz tertarik karena mbahas seragam
    Hahaha... Maaf ya sita.

  2. Nurvirta Monarizqa Says:

    tak bilangin sita lo :p
    haha tengs yan dah (sering) mampir

  3. ismailsunni Says:

    seragam sma ku...

  4. Yan Restu Freski Says:

    hu uh mon,
    kamu juga sering2 mampir ke t4ku
    jangan sungkan2, anggap saja kayak rumah sendiri.
    [maksudnya? doh mbingungi ya]

    oya ada game psikotes di tempatku,
    bukak aja, yanfreski.blogspot.com

    ikuti petunjuk disana, lalu lihat hasilnya,
    wola, jegler2... hihi...

  5. Nurvirta Monarizqa Says:

    mas sunni: .....tidak ada putih abu2 (melanjutkan kata-katamu)

    yan: ok, meluncur

  6. ismailsunni Says:

    ana ne, abang-biru tuwo, putihoranye-biru tuwo, putihkutul-putih karo coklatenom-coklattuwo

  7. furqonsatria Says:

    wah,jadi kangen SMA 1
    hoho,salam kenal ya dek, furqon teladan 07 :D

  8. Nurvirta Monarizqa Says:

    saya aja yang baru lulus kangen, apalagi 3 tahun di atas saya seperti mas ini.
    salam kenal juga mas, terima kasih mau mampir :)

  9. afee teladan 2007 Says:

    jadi inget seragamku pada ilang..... T.T

    dulu, banyak penjahit yang nolak kalo diminta njait seragam teladan. sussah banget katanya.....

    tambahin dong, aku paling suka sepatu pantovel nya. bermerek "SMA 1 YOGYAKARTA" lho... masih ada sampe sekarang :D

  10. Berkarya Itu NYATA ! Says:

    saya suka Jas TELADAN karena sama dengan jas SMADA :P suka banget kalau SMA1 dan SMA 2 silaturahim bareng pas acara2 gitu,hehe, SMADA 2011

  11. Dimas iwandanu Says:

    wew.......teladan jayamahe...... o/

    we're not just different
    we're simply better
    wkwkwkwk *songong mode on*

    Seragam ini :
    - sebelum sma: susah nyari penjahit
    - selama sma : susah ganti (awet tenan rek!)
    - setelah sma : susah banget dilupain ^^

    NB : Salam kenal, saya angkatan '04 dan istri angkatan '08
    ^________________^.

  12. chiku Says:

    hoho~ mantep euy ^^. Perkenalkan, saya Chiku angkatan 2004. Temennya IWD (Dimas Iwandanu di atas ini). wkkwkw...

    Postingannya keren abis, berhasil membuat saya terkenang masa2 SMA. Dan I miss it so much :)

  13. shunusuke Says:

    mantab,,,, jadi kangen masa itu
    THA 34

  14. Anonim Says:

    JayaMahe!

  15. Tri Wahyuni Agustina Says:

    dari dulu samapi sekarang suka model rok nya, unik.....ga pasaran.
    kebetulan banget nie, pas pengen jahitin buat rok kantor tapi lupa sket nya eh nemu disini...
    bungkus.....
    terima kasih ya mb nurvita ^^
    salam kenal dr angkatan Tjakra 2002

Posting Komentar

abcs