Sumpah Pemuda!

Bangun pemudi pemuda Indonesia
Lengan bajumu singsingkan untuk negara
Masa yang akan datang KEWAJIBANMULAH
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Alfred Simanjuntak

Saya hapal lagu ini zaman SD, waktu SD saya drumband salah satunya pakai lagu ini. Kalau dicerna, ternyata lagu ini sangat dalam maknanya. Begitu besar harapan para pembangun negeri ini terhadap peran kaum mudanya. Mengapa harus kaum muda? Karena pemuda adalah generasi yang masih hanif, generasi peralihan antara anak ke dewasa, yang semangatnya masih menggebu. Generasi tanpa pamrih. Generasi yang masih berpikiran jernih (walaupun kadang masih belum dewasa), belum berorientasi ke materi bahkan jabatan dan kedudukan.

Di masa perjuangan, pemuda-lah yang banyak ambil andil hingga negara ini terbentuk. Dulu pemuda nampaknya sangat gampang sekali untuk bersatu, beda dengan pemuda sekarang. Pemuda masa kini banyak yang lupa dan lalai akan kewajibannya yaitu seperti tercantum pada lagu di atas, meskipun saya nggak maksud meng-homogenkan semua pemuda Indonesia. Alasannya saya bilang begitu banyak, dan bisa dilihat di blog teman saya di sini

Sedih memang kalau melihat realita yang ada. Lalu apa yang harus kita lakukan? Ya membuat Indonesia lebih baik di bidang kita masing-masing. Berdedikasi di bidang kita masing-masing, dan berprestasi di bidang tersebut. Indonesia sedang butuh generasi muda yang berkualitas teman-teman, untuk itu saya pribadi sebagai pemudi mengajak teman-teman untuk sama-sama bahu membahu meningkatkan kualitas diri bersama-sama, sehingga nantinya kita bisa meningkatkan kualitas negara ini bersama-sama pula :)

28 Oktober 2010, Selamat Hari Sumpah Pemuda! 

Selamat Hari Blogger Nasional!

Selamat Hari Blogger Nasional!
27 Oktober 2010

Semoga blogger-blogger Indonesia semakin berkembang, semakin produktif ke hal yang positif dan semakin berguna bagi sekitarnya. Kebetulan sekarang sedang ada bencana di mana-mana, Merapi lah, Mentawai lah, sebagai seorang blogger yang baik, selayaknya kita juga membantu mereka bukan?

Ngomong-ngomong tentang Merapi, saran saya tetap waspada tapi jangan terlalu panik, apalagi yang rumahnya atau tempat aktivitasnya radius lebih dari sama dengan 20 km -,-. Media memang kadang terlalu besar membesarkan masalah, lebayatun abis kalau dipikir-pikir. Giliran bencana, berita buruk lah pokoknya nyiarinnya ber jam-jam, jadi headline di mana-mana. Giliran berita baik, ada masyarkat Indonesia yang berpretasi, paling cuma ditampangin di tulisan berjalan bawah TV. Tapi karena media elektroniklah yang merajai pikiran dan asumsi masyarakat, masyarakat kemudian menjadi panik. Disinilah tugas kita sebagai blogger untuk meluruskan masalah-masalah tersebut. Tetap tenang, namun tetap waspada. :)

SPOILER! Soal UM UGM PBUB 2010 (Matematika doang)

Hahaaa.... gak kerasa udah hampir 9 bulan yang lalu saya ngerjain soal yang nyebelin menyenangkan ini. Bagi yang mau tahu apa hasilnya dan bagaimana rasanya, baca posting saya yang ini ya, males ngejelasin hehe... Saya posting soal ini karena banyak yang pada minta ke saya, jadi saya kasih aja deh, sementara soalnya dulu ya, pembahasan menyusul :)

Ohya, saya gak maksud apa-apa loh posting beginian, cuma buat kasih tahu aja gambaran soal PBUB itu kayak apa, jadi bisa buat adik-adik (adik-adik???) latihan aja. Saya juga punya yang fisika, kimia, biologi, cuman karena saya gak bisa bahas, jadi gak saya upload :p mungkin di lain post hehee... Yang mau, hubungi saya aja di nurvirtamonarizqa@yahoo.com

Well, semoga berhasil :D






nb: kalau ada tulisan yang terpotong, tolong gambarnya diklik aja ya, biar jelas, hehee... emang settingan blog saya yang aneh -,-

Indonesia 2 di Penghujung Masa SMA

When? Akhir tahun ajaran 2009/2010. Lupa tanggal pastinya. Juni apa Juli gitu
Where? Di SMA N 1 Yogyakarta tercinta dooong
What? Ada Wapres dan menteri datang berkunjung

Hahaaaaa ini adalah sekelumit ke-freak-an saya zaman SMA, mumpung beberapa hari kemudian sudah nggak jadi pelajar lagi, kami manfaatkanlah masa-masa ini untuk membuat kenangan-kenangan nggak penting masa SMA, (huaaaaaaaaaa kangen kalian teman-taman :'( ) salah satunya saat orang terpenting kedua di Indonesia, alias bapak wakil presiden, alias bapak Boediono datang berkunjung ke sekolah saya.

Saya sebenernya nggak ngerti bener kenapa bapak Boediono di sela kesibukannya yang padat menyempatkan diri ke sekolah saya. Denger-denger sih ada acara audiensi dengan pelajar gitu, dan dipilih sekolah saya karena anaknya Pak Boediono dulu sekolah di Teladan. Well, saya bener-bener nggak tek ngerti acara apa sebenarnya yang terjadi, karena saya nggak diperbolehin masuk :(

Jadilah kami berempat ini malah asyik hunting foto sekitaran Teladan yang jadi berubah drastis banget semenjak kedatangan Pak Boediono. Sangat sangat sangat berubah. Yang mana jadi bersih banget lah, yang mana jadi rapi banget lah, ini itu diganti lah, yang mana pengamanan mau masuk sekolah sendiri jadi ketat banget lah, yang mana di setiap sudut sekolah ada sniper yang jaga lah (saya jadi inget ada sniper yang tanya ke temen saya "Dek kalau nembak orang dari sini langsung mati nggak?" - LOL sumpah), yang mana jadi banyak truk gegana lah, yang mana jadi banyak orang penting datang lah, dan lain-lain.

Photobucket
suasana saat sekolah di-sweeping

Photobucket
Ini dia... ada yang bisa menemukan mana Pak Boediono sama mana Pak Hatta Rajasa?

Photobucket
Mobil-mobil orang penting berjajar di depan sekolah... platnya aneh-aneh.. MATAN, SEC 2, dll

Photobucket
Dan yang paling keren tentulah mobil Indonesia 2 :D - nggak sempat foto sama orangnya, mobilnya juga boleh



Photobucket
Mobil Barracuda, pembawa sniper

Photobucket
Ini senjata beneran loh, lupa apa nama dan serinya

Photobucket
Foto sama petugas paspampres, hehee...


Kapan lagi deh Teladan kedatengan orang penting macem pak wapres. Harapan saya ya Pak, tolong semua aspirasi teman-teman kami yang ikut audiensi (se-DIY) didengarkan, kami ingin pendidikan yang lebih baik, kami ingin bisa lebih maju dan bersaing dengan negara lain, dan kami ingin keinginan kami bukan hanya keinginan anak kecil yang hanya di-iyakan orang tuanya untuk menghibur. Wujudkan nyata ya pak...

Tracking Wanagama

Where? Wanagama, Gunung Kidul
When? Juni 2010
With? teman-teman Brongto dan Laspodia :D

Wanagama, adalah hutan milik UGM, lebih tepatnya fakultas kehutanan UGM, bertempat di daerah Gunung Kidul. Ada dua Wanagama, yang deket daerah Bunder sama daerah Gading. Nah kami ini ke yang di daerah Gading (saya lupa Wanagama berapa). Kami adalah anak-anak yang pernah satu pembinaan OSP SMP tahun 2006 di hotel Brongto, terus laspodia adalah nama tim OSN-nya, tapi sayang nggak semua bisa ikut :(. Acara kami sih sebenernya reuni gitu (reuni?), tapi berhubung daripada acaranya garing dan gakjelas, kami memutuskan untuk tracking ke Wanagama.

Tempat ini cocok buat yang hobi bolang kayak saya. Kalau mau tracking disiini, jangan lupa izin dahulu ke pengelola yang ada di tempat tersebut. Jalur trackingnya lumayan, 5 km an kalo nggak salah. Tapi sebanding sama pemandangan yang bisa kita dapatkan di sini, sekalian belajar mencintai alam juga kan?

wanagama menjadi tempat konservasi ex-situ


Photobucket
Photobucket
 kami di perjalanan selama tracking

Photobucket
atas: masih saat dalam perjalanan, bawah: bangunan-bangunan di Wanagama

Photobucket
semacam air terjun, alirannya kecil

Photobucket
istirahat di jembatan, yang tinggal separuh, runtuh karena gempa

Photobucket
sungai di bawah jembatan, bahaya katanya, di kanan kirinya membentang bukit

Photobucket
ini dia sungai yang katanya bahaya itu

Photobucket
and the last... peristirahatan terakhir, sekalian foto-foto :D

Nah, menurut saya, tempat ini cukup recommended bagi teman-teman yang ingin wisata tracking. Pesan saya, jaga kebersihan, jaga perilaku, dan jangan merusak lingkungan :). Info lebih lanjut, langsung datang ke Wanagama aja, kalau dari Jogja, Jalan Wonosari km 30, pertigaan Gading belok kanan ikutin plang Wanagama. Semoga nggak kesasar dan Enjoy Jogja :D

I Like This :)

Selamat Berkompetisi Menjadi Energi Terbaik Negeri!

Adalah sebuah quotes yang sedang sangat saya suka sekarang, karena benar, bagaimanapun kita harus bersaing untuk menjadi energi yang terbaik di negeri ini, untuk memperbaiki negeri ini. Saya suka berkompetisi, saya sangat rindu berkompetisi karena terakhir kompetisi berhadiah yang saya ikuti adalah OSN. Saya suka matematika, saya rindu matematika, dan saya sangat bersyukur diberi kesempatan ikut kompetisi ini, bisa temu kangen dengan sahabat terbaik saya, problem matematika. Saya sangat bersyukur bisa lolos ke nasional karena bagi saya banyak faktor X, Y, Z nya, terutama doa ibu :'). Next, saya mohon doa supaya bisa lancar berkompetisi di Nasional, walaupun jujur saya nggak pasang target apa-apa karena niat awal saya adalah temu kangen sama sahabat saya tadi :p

Well, mari berkompetisi menjadi energi terbaik negeri :)

Museum Affandi

Where? Museum Affandi Yogyakarta
When? Sekitaran Juni 2010
With? Teman bermain sejak SMP
Web? www.affandi.org

Photobucket

Lama juga nggak blogging tempat wisata di Jogja. Yaudah, mumpung saya lagi ada waktu blogging (di sela-sela sakit saya yang mulai sembuh) saya share satu tempat yang cukup recommended bagi teman-teman yang menyukai seni, terutama seni lukis, yaitu MUSEUM AFFANDI.

Btw teman-teman tahu siapa Affandi kan??? Jangan-jangan pengen ke museumnya tapi nggak tahu siapa Affandi sebenarnya. Affandi adalah seorang maestro di bidang seni lukis yang telah mendunia. Beliau beraliran ekspresionis kalau nggak salah. Satu hal yang unik dari beliau adalah teknik melukisnya, di mana pelukis kebanyakan menggunakan kuas untuk menorehkan cat di kanvas, beliau langsung menorehkan cat dari tabung cat ke kanvas (loh bingung ya?) teknik ini bernama "squeezing the tube", setelah cat keluar lalu diratakan dengan jari. Setelah beliau meninggal, keahlian ini beliau wariskan ke putra-putrinya, salah satunya adalah pelukis nusantara yang cukup terkenal juga, Kartika Affandi. (nb: kalau kurang jelas silakan googling sendiri yaaa :p)

Nah, Museum Affandi terletak di Jalan Solo 167, tepatnya seberang UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dan lebih tepatnya lagi di barat sungai Gajahwong. Terletak di pinggir jalan, museum ini gampang dijangkau dan gampang terlihat keseluruhan bentuknya. Di sana ada ruang-ruang pameran, rumah Affandi, makam Affandi beserta istri, ruang-ruang latihan melukis dan taman. Untuk masuk ke ruang-ruang pameran dikenakan biaya 20.000 rupiah, dapet bonus souvenir sama free softdrink. Cukup mahal memang, tapi bagi mereka yang sangat cinta seni lukis apalah artinya uang dua puluh ribu, toh sama aja kayak sekali nomat di XXI, yang notabene filmnya bisa kita tunggu kemunculannya di TV beberapa bulan kemudian, hahaaa..

Photobucket
ini souvenirnya, pensil hias berbatik

Bagi yang nggak pengen keluar duit, silakan jalan-jalan di tamannya saja, kita bisa melihat murid-murid Affandi yang sedang melakukan proses melukis, menikmati pemandangan dan bangunan-bangunan di museum ini yang sangat-sangat artistik. Tapi seperti kebanyakan museum bagus lainnya, kita nggak boleh motret bagian dalam museum, cuma boleh di taman-tamannya aja. Nice museum lah pokoknya, so visit and enjoy Jogja :D

Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket

Jogja Kini Tak Se-Homy Dahulu Kala

Sabtu minggu yang lalu saya ingat betul Jogja dilanda angin kencang yang bahkan sampai merenggut korban jiwa karena kejatuhan baliho. Saya penasaran kenapa hal ini bisa terjadi. Setelah search kesana kemari saya menemukan sedikit artikel tentangnya dari sini


 diambil dari PSBB MAN 3 Yogyakarta lantai 2, langit sebelah utara
JOGJA: Angin kencang mengancam sejumlah kawasan di DIY. Menurut Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Jogja, Toni Agus Wijaya mengungkapkan bahwa kecepatan angin kurang dari 30 km/jam. “Kecepatan ini terhitung sedang," ujar Toni saat dihubungi Harian Jogja, Sabtu (25/9).

Penyebab terjadinya angin kencang, lanjut Toni dikarenakan adanya beda tekanan suhu permukaan yang terlalu tinggi.

Hal ini mengakibatkan terjadi angin kencang yang bersifat lokal atau hanya terjadi di kawasan DIY dan di beberapa daerah yang berdekatan dengan DIY.

“Menurut pantauan kami angin yang berhembus sifatnya masih mendatar dan tidak terpusat pada satu titik. Angin kencang berukuran sedang ini tak menyebabkan terjadinya puting beliung,” sambung Toni.

Toni melengkapi, perbedaan suhu yang menyebabkan terjadinya angin kencang ini di DIY karena pengaruh perubahan musim dari pancaroba menuju musim penghujan. Transisi ini akan terjadi hingga awal bulan November 2010.(Harian Jogja/Joko Nugroho)

Cukup memberi info, tapi saya kurang puas nih, ada yang bisa jelasin ke saya? Apa ada hubungannya sama cuaca ekstrim Jogja akhir-akhir ini? (yang panas pol kemudian langsung hujan deres).

Ya, saya sekarang makin merasa nggak homy sama Jogja karena banyak hal, dua diantaranya adalah cuaca ekstrim dan lalu lintas Jogja yang mulai memadat dan terlihat mulai macet di beberapa titik. Apalagi kini status Gunung Merapi juga dinaikkan menjadi "waspada".

Selain hal-hal yang berbau "fisik", hal-hal non fisik tentang Jogja juga makin membuat saya gerah, semisal anak-anak Jogja yang katanya ramah, kadang ada juga yang  mulai bersikap tidak ramah dan tidak "jogja banget". Pemuda Jogja pun kini makin hedon dan lupa dengan akar tradisinya. Terakhir, yang makin membuat saya miris adalah image "kota pelajar" yang mungkin kini agak disepelekan oleh pelajar kota Jogja itu sendiri. Banyak kini pelajar Jogja yang asal ke sekolah, belajar, walaupun masih banyak juga yang berprestasi. Penghargaan dan pemerataan pada pendidikan yang masih kurang, yang bahkan kalah sama provinsi sebelah.

Ya saya sih cuma berdoa semoga Jogja baik-baik saja, tetap membuat saya dan penghuni Jogja lain nyaman, serta penduduk Jogja (sebenarnya ini ditujukan pada saya sendiri) lebih peka lagi terhadap masalah-masalah yang membuat Jogja kurang homy agar Jogja kembali berhati nyaman, Sleman tetap sembada, Kulonprogo Binangun, Gunung Kidul Handayani dan Bantul terus Projotamansari (loh?)

Kuda Batik (Selamat Hari Batik!)

Yaaaaa, ini tepat satu tahun (2 Oktober 2009 - 2 Oktober 2010) sudah batik diresmikan oleh UNESCO sebagai warisan asli Indonesia. Implikasinya tentu banyak, dari makin larisnya batik di pasaran, makin beragam dan modisnya model batik masa kini, hingga ditetapkannya batik sebagai pakaian wajib ke sekolah bagi pelajar kota Yogyakarta tiap hari Jumat.

Saya jujur sangat suka sama batik, terutama motif parang yang "batik Jogja banget", yang berani, yang penuh makna, dan yang simple. Saya jadi ingat penjelasan guide museum ullen sentalu bahwa zaman dahulu batik motif parang yang tingginya 20 cm hanya boleh dikenakan raja. Tinggi motif parangnya menentukan kedudukan, semakin rendah tinggi parang, semakin rendah pula status sosialnya. Tapi Sri Sultan Hamengkubuwono IX saat beliau memerintah, memperbolehkan motif-motif batik kerajaan "dilempar" ke pasaran dan masyarakat awam. Hal ini bertujuan agar tidak ada kesenjangan sosial antara Raja dan rakyat.  Ini pula salah satu yang menyebabkan batik kini bisa dieksplor dan menjadi trend mode masa kini. Salut salut.

Nah, oleh karena itu sekarang anak muda nggak boleh yang namanya malu pakai batik, karena kalo bukan kita, siapa lagi yang akan melestarikan budaya sendiri? Kuda aja mau pakai batik:



diambil sekitaran Juni 2010, di depan Jogja Gallery
abcs