Review Jogja: Cozy Places In Jogja

Ini saya post tidak melalui survey terlebih dahulu, alias ini murni subyektif menurut selera saya, hehe. Jadi kalau ada yang merasa tempat lain lebih cozy, lebih nyaman dan lebih bagus, boleh direkomendasikan ke saya, nanti saya update di posting ini juga, tentunya setelah saya survey dan saya nilai dulu, cocok nggak sama selera saya, harap maklum.

Ohya, walau subyektif, saya mau kasih tahu aja apa kriteria-kriteria yang saya gunakan dalam membuat review:
1. Keleluasaan berjalan kaki, karena saya adalah seorang pejalan tangguh, dan pelestari kegiatan berjalan kaki, sehingga tempat-tempat yang mendapat award ini harus merupakan tempat yang bisa dijelajahi secara nyaman dengan berjalan kaki.
2. Mempunyai keunikan tersendiri sehingga kita menjadi betah berada di sana

Secara garis besar ada 2 kriteria di atas, sangat mungkin tiap venues dibawah ini saya review satu persatu, tapi nggak sekarang, heheeee jadi stay tune terus ya... ya udah nggak usah banyak ba bi bu ya, udah jelas kan? langsung saja:

#10: Sagan

Kompleks Sagan ini terletak di kecamatan Gondokusuman, Jogja Utara. Diapit oleh Jalan Colombo di sebelah utara, Jalan Prof Dr Yohanes di sebelah timur, Jalan Jenderal Sudirman di sebelah selatan dan Jalan Cik Di Tiro di sebelah barat. Yang saya suka dari area ini pertama tentu karena trotoar yang besar dan pepohonan yang rimbun sehingga membuat nyaman berada di sekitarnya. Kawasan ini juga merupakan kawasan pemukiman elit-nya Jogja, jadi lumayan buat cuci mata. Di samping itu juga banyak terdapat rumah makan harga pelajar-mahasiswa seperti SS, Iga Bakar, Nasi Bakar Wirobrajan, dll. Unsur pendidikan juga ada di kawasan ini, karena di dalamnya bisa kita jumpai LIP (lembaga Indonesia Perancis), SMAN 9 Yogyakarta, SMP Muhammadiyah 10 dan beberapa TK serta SD.

#9: Kotabaru

Kotabaru ini deket sama daerah Sagan, dari Cik Di Tiro lurus ke arah selatan, tepatnya seputaran Kridosono. Dahulu, area ini adalah kampung tinggal bagi orang Belanda, para mantan penjajah kita ini saat tinggal di Jogja, jadinya banyak bangunan peninggalan Belanda yang masih bisa kita lihat di tempat ini, sangat unik :)
Daerah ini juga terkenal sebagai "daerah pendidikan", karena hampir semua bimbingan belajar (bimbel) ngantor disitu, terus ada sekolah-sekolah favorit macam SMP N 5 Yogyakarta, SMA N 3 Yogyakarta, SD N Serayu ada disana. Juga ada Gramedia, Jogja Study Center dan Perpustakaan kota Jogja. Tempat ini juga bersejarah, karena ada pos terakhir rute gerilyanya Jenderal Sudirman juga. Nah, asyik kan buat wisata edukasi :)

#8: Kauman

Kalau teman-teman pernah nonton film Sang Pencerah pasti nggak akan asing sama tempat yang satu ini. Ya, di tempat inilah KHA Dahlan pertama membuat organisasi Muhammadiyah. Daerah ini juga termasuk kota tua, belum banyak bangunan yang direnovasi. Yang bisa kita jumpai di tempat ini antara lain Masjid Gedhe Kauman, konveksi, penjualan oleh2 haji, busana muslim, dan sekolah-sekolah lama yang didirikan organisasi Muhammadiyah pada permulaan berkembangnya

#7: Kotagede

Adalah wilayah peradaban pertama di seputaran Yogyakarta. Disinilah pertama kali kerajanaan mataram Islam dibangun. Kita masih bisa melihat sisa-sisa kejayaan kerajaan tersebut seperti batu singgasana Panembahan senopati, reruntuhan benteng Kraton, dll. Di sini juga sentra kerajinan perak. Selain itu, banyak spot menarik yang bisa dijumpai seperti Masjid Kotagede, Coklat Monggo, Pabrik kerajinan perak, dll. Lebih lengkapnya bisa dilihat di posting ini

#6: Jalan Jenderal Sudirman-Urip Sumoharjo
Zaman saya masih SMP dulu, saya paling suka kalau berjalan di daerah sini karena daerahnya dipenuhi dengan pepohonan sehingga tidak panas ketika kita berkegiatan di sana. Di sini juga sentra bisnisnya Jogja. Banyak bank, hotel, dan public service seperti McD, Pizza Hut, KFC, galeri Indosat, Grha Telkomsel,TB Gramedia, Superindo, Galeria, RS Bethesda. Namun hati-hati jika di perempatan gramedia, polisinya sangat "awas", hehe...

#5: Mangkubumi-Malioboro

No offense lah dengan kedua tempat ini, malioboro apa lagi, sudah pasti jadi incaran setiap wisatawan. Banyak pedagang kaki lima yang menjual cinderamata, pusat perbelanjaan, hotel dan pertokoan. Selain itu ada Gedung DPRD DIY, perpustakaan provinsi DIY dan kantor Gubernur. Di sini adalah wilayah superduper macet Jogja kalau musim liburan tiba, weuuuuuuh... saran saya banyak-banyak sabar kalau ke Malioboro waktu libur

#4: Prawirotaman
Saya berasa di Bali kalau kesini, isinya bule semua dan sebagian besar bule backpacker. Penuh dengan wisma-wisma, kafe, toko barang antik dan batik di sepanjang jalan. Pokoknya suasananya lain banget lah, berasa bukan di Jogja, very very cozy

#3: dalem benteng kraton
Banyak yang bisa digali dari tempat ini, seperti Taman Sari, Ngasem,  Bangunan arsitektural rumah tua, Gudeg di Wijilan, Alun-alun Kidul dan lain lain. Saya akrab dengan tempat ini karena dulu saya tinggal di Jokteng wetan, jadi sering kemari, so lebih ke alasan personal chemistry sih heheee

#2: Rektorat UGM-Pascasarjana

Dua tempat ini adalah yang terkeren di UGM, andai semua gedung UGM bentuknya macam ini.... Bener-bener kayak universitas luar negeri, sangat nyaman, megah dan hotspot banter pastinya. Kapan ya kampus saya begini.... #meratap

#1: Senopati-km 0

Yeaaaaaah, spot paling saya suka di Jogja. Kala siang ramai kendaraan menuju aktivitas ditemani sejuknya pepohonan Senopati, jadi inget jaman SMA saya tiap hari lewat sini dibonceng Ucik. Kala senja, lampu Jogja berpendar keemasan, romantis banget. Kala malam banyak pejalan kaki lalu lalang memanfaatkan sinar romantis untuk sekedar berfoto atau nongkrong, plus pengamen yang kreatif dan akan membuat saya selalu kangen Kota ini kalau semisal saya pergi jauh

Love You Jogja :*
0 Responses

Posting Komentar

abcs