Sit In Untuk Belajar, Belajar Sit In

Familiar dengan film ini?


Menurut saya, 3 Idiots adalah film wajib tonton bagi mereka-mereka yang bergerak di bidang keakademisan, siswa lah, mahasiswa lah, dan lebih harusnya adalah dosen dan guru, serta mereka pengambil kebijakan pendidikan, hehehehe...

Kenapa? Karena banyak hal yang bisa dipelajari dari film ini, terutama tentang sebetulnya bagaimana sistem pendidikan yang baik itu (ideal) vs sistem pendidikan sebenarnya yang sekarang banyak dipergunakan (real).  Secara lengkap akan saya bahas di postingan lain hari (karena banyak dan saya agak lupa isi film nya hehe, nonton lagi dulu nih)

Nah sekarang yang mau saya bahas adalah apa yang sebenarnya saya cukup tertarik pada film ini,  yaitu kegiatan sit in seperti apa yang dicontohkan oleh si tokoh utama, Ranchodas Chanchad (diperankan Aamir Khan). Ia adalah seorang mahasiswa yang cerdas, sangat cerdas. Saking cerdasnya, ia sering menentang argumen dosennya yang ia rasa salah. Karena dosen digambarkan kolot, ia pun sering dikeluarkan dari kelas karena hal tersebut. Namun apa yang ia lakukan? Jika diusir, ia akan pergi ke kelas lain dan sit in di kelas tersebut, jika diusir lagi, ia akan pergi ke kelas lain dan begitu seterusnya.

Saya juga pengen begitu sebenarnya. Sering saya merasa tidak mendapatkan apa yang sebenarnya saya butuhkan di bangku kuliah even SMA dan SMP dulu. Bukan salah guru/dosennya juga sih, mungkin untuk bangku kuliah saya bisa maklum karena kita memang dituntut untuk belajar mandiri. Tapi tetap saja saya masih merasa banyak hal yang harusnya menjadi hak saya namun tidak saya dapatkan. Jadi terpikir untuk sit in di universitas lain nih, hehehehee......

Menurut teori saya, ada 2 macam sit in yang bisa dilakukan, yaitu sit in yang legal dan sit in yang ilegal.

Contoh sit in yang ilegal adalah apabila kita nggak punya hak untuk belajar di tempat tersebut tapi kita asal menyusup di tempat tersebut. Contohnya seperti apa yang akan saya lakukan kalau saya jadi sit in besok, hehe.. Sedangkan yang legal adalah sit in yang telah minta ijin terlebih dahulu, oleh pihak yang bersangkutan, misal dekan, atau kepala jurusan, atau dosen, dll.

Sekarang saya mau ajak teman-teman studi kasus, tergolong sit in apakah kasus-kasus berikut?

Kasus 1
Beberapa hari yang lalu ada teman saya sebut saja namanya mawar yang sit in di kampus saya. Sebenarnya dia masih punya "status" mahasiswa kampus saya karena telah bayar SPMA, BOP plus SPP 20 SKS, cuman dia diterima di univ lain jadi haknya ini nggak kepakai. Parahnya adalah dia masuk kelas saya pas ada kuis dan dia memakai nama teman saya untuk mengerjakan kuis. Aturannya adalah tiap mahasiswa harus menuliskan nomor mahasiswa kanan dan kirinya. Nah saya pas ada di kiri teman saya tersebut. Waktu dikumpulkan, teman saya yang namanya dipakai ini mengumpulkan juga jadi ada 2 lembar jawaban yang punya nama dia, dan salah satunya melibatkan nomor mahasiswa saya --'

Dan benar saja, penyamaran si mawar ini ketahuan. Saya udah menebak-nebak ini si mawar atau teman saya, atau malah saya diapakan. Tapi untungnya happy ending karena dosen saya malah ngajak kenalan mawar dan cerita-cerita.

Kasus 2
Salah seorang teman sekelas saja, sebut saja melati, 18 tahun curhat ke saya karena merasa "terganggu" karena sering diSMS nggak penting sama seorang anak kelas sebelah, sebut saja kumbangditaman. Menurut saya juga dia sudah kelewatan karena sampai miscol berulang kali nggak jelas kalau SMSnya nggak dibalas. 4L4y (alay) detected lah pokoknya. Ternyata nggak cuma melati ini yang diSMS, teman sekelas saya lagi, sebut saja namanya anggrek juga diSMS kumbangditaman dah malah lebih parah! Udah nembak lah, minta ini itu dan bla bla bla sampai si anggrek ini setres.

Akhirnya karena saya penasaran, saya search namanya di direktorat administrasi akademik ugm dan guess what...... SAYA NGGAK NEMUIN NAMANYA DI DAA TERSEBUT! Shock kan saya, ini orang kok bisa-bisanya ngaku mahasiswa kampus saya. Saya pikir sih biar temen-temen saya tertarik. Iya lah, secara Teknik Elektro UGM kan bergengsi getooooh. Merasa kurang bukti saya tanya ke temen-temen saya yang "sekelas" sama kumbangditaman. Mereka menuturkan bahwa memang benar si kumbangditaman ini sering kuliah di kampus bahkan sering praktikum, tapi sering bolos juga. Terus nggak pernah ikut ujian, alasannya sih dia nyusul dan bla bla bla. Dan satu hal, namanya nggak ada di absen, nggak punya NIM juga. Parahnya lagi dia nggak cuma ngeSMS anggrek maupun melati, tapi juga teman-teman sekelasnya bahkan jurusan dan fakultas lain dengan modus yang sama.

Oke, saya jadi serem ngedernya, tapi at least saya sudah dapat banyak info. Anggrek dan melati pun kaget. Saya juga kaget, apalagi mereka. Gimana cara anak ini bisa nyusup sebegitu sering di kampus. Dia menurut saya nggak hanya sit in, tapi juga sit up. (loh - nggak nyambung - abaikan). Yang jelas saya kemudian menyarankan anggrek dan melati untuk sama sekali tidak pernah membalas SMS kumbangditaman lagi karena asal-usulnya sama sekali nggak jelas, dan orang ini bisa saja bukan orang yang "baik-baik". Sedikit suudzon sih, tapi ya mau bagaimana lagi kalau realitanya demikian.

Saran saya untuk teman-teman, di manapun dan kapanpun jangan pernah membalas SMS yang nggak jelas asal-usul dan tujuannya, apalagi jika hanya sekedar ingin kenalan saja. Bukan apa-apa, bukan karena kita sombong juga, tapi jika memang ingin sukses, kita harus pandai-pandai memfilter diri dengan memilah mana yang benar-benar penting, mana yang kurang penting dan mana yang sama sekali nggak penting. Ingat, urusan kita masih banyak, nggak boleh habis hanya untuk mikirin perilaku orang tersebut yang semacam psikopat begitu misalnya (lebayatun)

Sekian, ada yang mau menanggapi?
7 Responses
  1. Yan Restu Freski Says:

    sing kasus mawar kayake aku ngerti orang e je. Mawarnya bau bawang nggak?

  2. Petrick Says:

    Wah rakalap... Silakan datang ke kampus saya untuk sit in.. (dance) insya Allah kami sangat terbantu sekali.. haha

  3. Nurvirta Monarizqa Says:

    @yan: ho o yan, wkwkwkwk
    @rhama: maksudnya terbantu? boleh mungkin sekali-kali (haha)

  4. Hasna Khairunnisa Says:

    mon. kayaknya aku tahu si kumbangditaman ini. salah satu temenku pernah jadi korbannya, dan bahkan sekarang dia masih di waiting list fiend request ku yang mungkin ga bakal aku approve haha

  5. fatimahfapud - فاطمة Says:

    sido safari sit in ng bandung mon?

  6. Nurvirta Monarizqa Says:

    @hasna: sampai ke industri juga? :o
    @faput: sido put, tapi aku preine sih suwe jhee

  7. Hasna Khairunnisa Says:

    bukan mon, itu temenku yang di kedokteran :o tapi gatau gimana nyampe friendrequest juga -.-

Posting Komentar

abcs