Kebun Buah Mangunan

What? Kebun Buah Mangunan
Where? Mangunan, Imogiri, Bantul, DIY
When? 27 Januari 2011
With? teman-teman PUKAT Teladan 2011 dan mbak-mbak KSAI lainnya

Saya berkesempatan ke tempat yang satu ini bersama teman-teman SMA saya, anak Teladan 2010 beserta mbak-mbak angkatan atas dalam acara rihlah-nya PUKAT, hehe.. disinilah tempat nyaman saya dan disinilah saya "dibentuk" karakternya. Sering saya malu sama teman-teman saya yang hebat-hebat ini, kapan saya bisa menjadi seperti mereka :(


Ini adalah jalan menuju Kebun Buah Mangunan. Kalau dari arah Jogja, lewat jalan Imogiri ke selatan terus sekitar 16 km hingga ketemu Indomaret (gila di tempat seterpencil ini ada Indomaret), sekitar 100 m kemudian ada pertigaan, maka ambil jalan kanan. Jalannya seperti kalau mau ke hutan pinus, hanya sebelum sampai pinus, di kanan jalan ada pertigaan dan papan menunjukkan "kebun buah", ambil jalan kanan (ke timur). Ikuti jalan saja. Saya pertamanya juga nggak yakin karena jalannya cukup off road, hati-hati jika bawa mobil.
 
Sampai, ternyata tarif per orangnya adalah 5000 rupiah. Kami pun melanjutkan perjalanan ke puncak bukit. Nah, disini nggak bisa pakai mobil lagi, harus jalan kaki atau naik motor. Naik motor pun harus ekstra hati-hati karena jika boncengan, siap-siap aja jatuh, atau yang mbonceng harus turun dulu, atau yang mboncengin nggak sadar kalau boncengannya udah ilang mental, hahahaha.



Di sana ada bangunan-bangunan, seperti pada foto dan kita bisa melihat pemandangan yang indah dari sini :D Tapi jujur saya bingung ini kebun buah, tapi buahnya mana yak, :o



 

Setelah ke puncak, kita bisa berjalan sedikit menuju ke pinggir bukit yang memang didesain untuk melihat pemandangan. Di sini kita bisa melihat perbukitan lain yang termasuk dalam jajaran Pegunungan Seribu dengan sangat jelas, semua perjalanan offroad tadi terbayar, hahahahaha..


Eits, ada juga yang manfaatin tempat ini buat pacaran, hayo mas mbak ngapain aja? 


Overall saya seneng, seneng banget kesini, selain mendapat pemandangan indah, saya juga nostalgia dengan teman-teman hebat saya, Teladan 2010 yang penuh dengan tawa canda dan keakraban luar biasa, serta para mbak-mbak Teladan angkatan atas yang sungguh inspiring, tidak menyesal menjadi bagian darimu, Teladan :)

Jogja Malam

Pulang mengajar, saya iseng motret-motret pakai kamera jadul saya, si abang Samsung







Sebenarnya tujuan utama saya foto Jogja malam-malam adalah foto terakhir. TKP foto terakhir adalah di pom bensin Maguwoharjo, Sleman. Tapi maaf sangat nggak jelas karena saya cuma bonceng bapak, hehe.. Foto tersebut adalah foto sederetan Trans Jogja, ada belasan unit yang sedang mengantri isi solar. Semenjak saya mengajar malam, sekitar bulan Juni 2010, saya baru tahu kalau BBM Trans Jogja adalah solar. Saya jadi agak menyangsikan iklan "ramah lingkungan" di pamflet dan brosur si TJ ini. Mungkin maksudnya adalah "dengan naik Trans Jogja, kita nggak perlu beli motor sehingga nambah knalpot di jalan, cukup 1 knalpot untuk 30 orang sehingga rebih ramah lingkungan", mungkin saja seperti itu. Tapi sayang sekali abang TJ, pelayananmu harus terus dibenahi. Ketepatan waktumu, keefektifan penggunaan waktumu perlu dibenahi agar nggak banyak yang beralih ke sepeda motor kayak saya ini :p

I Love Jogja :*

Candi Ijo

What? Candi Ijo
Where? Dusun Groyokan, Sambirejo,  Prambanan,  Sleman, DIY
When? 17 Januari 2011
With? bayangan saya (alias masih sendirian, hiks hiks huaaaaaaa)

Setelah saya bepergian ke Sojiwan dan Banyunibo, saya langsung cabut ke candi yang satu ini dengan arahan bapak penjaga candi Banyunibo. Gampang kok nyari tempatnya, walau saya sempat tanya satu kali, he he he, dan seperti biasa, peta bisa dilihat di sini. Oke, ini salah satu candi yang sangat sangat saya suka, pada pandangan pertama. Terletak di puncak bukit menjadikannya candi tertingi di Indonesia (secara letak loh: 375 dpl). Jadi selain mendapat pemandangan candi, kita juga bisa mendapatkan pemandangan Jogja dari atas bukit ini, indaaaaaaaaaaah bangeeeeeeet :D

Masuk candi ini nggak ada tarifnya, seikhlasnya kata bapak satpam. Jadilah saya samakan dengan candi kecil lain dengan membayar 2000 rupiah hehe...

 candi terletak di bukit Ijo, sebuah bukit padas yang menjadi tambang batu putih

 lanskap candi ijo, ada satu candi induk dan 3 candi pewara

 ketiga candi pewara dan isi di dalamnya

 candi induk

 apa yang ada di dalam dan arca candi induk

 sebenarnya masih banyak candi di kompleks ini, tapi masih diteliti dan dicoba untuk disusun kembali
kalau jeli ada pemandangan Jogja yang kepotret di foto atas :D

bener-bener candi yang indah, narsis sedikit boleh laaah

Ohya, untuk info utuh seperti biasanya menyusul ya..

Happy holiday!

Candi Banyunibo

What? Candi Banyunibo
Where? Dusun Cepit, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, DIY
When? 17 Januari 2011
With? bayangan saya (alias sendirian, hiks hiks)

Ingat postingan saya tentang Candi Sojiwan kemarin? Karena penasaran saya mbolang candi lain sendirian :( Salah satunya candi ini yang saya dapat, Candi Bayunibo, sebuah candi Budha unik berbentuk kotak dan beratap yang ndlesep di areal persawahan. Seperti candi-candi kecil di areal prambanan lain, tarif masuk dewasa 2000 rupiah dan anak 100 rupiah. Kalau mau tau denahnya dimana bisa lihat di sini. Check it out!

tampilan Candi dari gerbangnya, btw tempat ini nggak ada parkirnya dan saya parkir di jalan pematang antar sawah

bentuk candinya unik, beda dari yang lain

6 candi pewara

kompleks batu-batuan

bagian dalam candi, saya paling suka langit-langitnya


Dan berikut info tentang candi dari papan info:

Candi Banyunibo merupakan kompleks percandian yang terletak di Dusun Cepit, Kelurahan Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, DIY. Candi Banyunibo dibangun di dataran yang dikelilingi oleh perbukitan di sebelah utara, timur dan selatan. Candi ini ditemukan kembali dalam keadaan utuh pada bulan November 1940, selanjutnya dilakukan penelitian sampai tahun 1942 yang berhasil menyusun kembali bagian atap dan pintu candi. Sampai tahun 1962 berhasil menyelesaikan subasement, kaki candi, tubuh candi serta pagar sisi utara. Pemugaran Candi Banyunibo selesai pada tahun 1978. Candi Banyunibo terdiri dari sebuah bangunan induk dan 6 buah candi pewara yang terdiri dari 3 buah candi pewara selatan dan 3 buah pewara timur.

Candi Induk
Candi induk Banyunibo menghadap ke arah barat, pada bagian kiri dan kanan tangga terdapat pipi tangga yang terdapat pahatan tokoh-tokoh yang belum dapat diketahui indentitasnya. Pada bagian ambang pintu masuk terdapat hiasan kalamakara, sedangkan pada bagian ujung pipi tangga terdapat hiasan makara yang berakhir dengan relief seekor singa. Tubuh candi berbentuk tambun dan pada bagian dinding penampil sebelah selatan terdapat relief seorang wanita yang dikerumuni anak-anak, sedangkan relief di dinding utara menggambarkan seorang pria dalam posisi duduk.

Candi Banyunibo mempunyai ukuran 15,325 m x 14,25 m dengan tinggi 14,25 m. Tinggi kaki candi adalah 2,5 m masing-masing sudut candi terdapat Jaladwara yang berfungsi sebagai saluran air hujan. Kaki candi Banyunibo pada masing-masing sisinya dibagi menjadi beberapa bidang (panel) yang berisi hiasan berupa tumbuh-tumbuhan yang keluar dari pot-pot bunga yang berbentuk seperti sandaran lampu duduk, pinggan, buah wortel, dan siput yang dianggap sebagai lambang kehidupan atau kesuburan. Di atas kaki candi terdapat selasar tanpa pagar langkan yang berfungsi sebagai jalan untuk mengelilingi candi. Kedua relief tersebut menggambarkan Hariti, dewi kesuburan dalam agama Budha, dan Vaisravana (suaminya). Di sisi dalam dam luar terdapat relief tokoh Kuwera.

Di dalam tubuh candi terdapat bilik yang berukuran 6,875 m x 4,5 m. Bagian dinding candi terdapat jendela-jendela yagn dihias dengan pilaster. Atap candi Banyunibo bangian bawah berbentuk daun bunga padma (ganta) yang di atanya diletakkan puncak atap berbentuk stupa terdiri dari prasadha harmika dan yasti. Hal tersebtu menunjukkan Candi Banyunibo berlatar belakang agama Budha.

Happy Holiday!

Bukit Ponjong

What? Bukit Ponjong
Where? Kelurahan Bedoyo, Ponjong, Gunung Kidul, DIY
When? 23 Januari 2011
With? SJ team (Mas Zainal, Nuha, Mas Fajar), siswa SMA N 1 Wonosari

Beberapa waktu yang lalu saya dan tim Sagasitas SJ lainnya (Mas Ujang, Mas Fajar, Mas Zainal, Nuha, Karina, Mas Ridwan) berkesempatan ikutan membantu pembinaan KIR untuk SMA N 1 Wonosari. Di sana kami plus adik-adik siswa sekitar 15 orang dengan diboyong bus nya Dinas Kota Jogja sempat berkunjung ke Kelurahan Bedoyo, Ponjong, Gunung Kidul, DIY untuk menginspirasi adik-adik penelitian Geosains, secara lingkungan mereka sangat mendukung untuk itu. Letaknya kurang lebih mungkin 15an km arah timur Wonosari, ibukota Gunung Kidul, it means sekitar 55kman dari Kota Jogja.

Saya baru pertama kali ke wilayah antah-berantah ini dan lihat apa yang kami temukan: bukit teletubbies

banyak bukit teletubbies di sekitar sini

foto paling atas: jika jeli terlihat ada bukit yang HABIS ditambang :(

lihat foto paling atas, waktu saya foto warna ijonya sudah seperti itu, unik, sumpah saya amaze banget sama perbukitan disini, indah tapi sayang banyak yang dihabisi :(

salah satu bukit teletubbies yang kami singgahi untuk melihat seperti apa pertambangannya lebih jelas

Maaf gambarnya jelek, cuaca buruk, mendung dan  memang saya kecilkan resolusinya hehe.. (ngeles padahal emang kameramennya ini yang nggak profesional) Sangat indah, sangat hijau dan sangat asri. Sungguh sayang jika bukit-bukit ini harus growong karena ditambang. Sebuah ironi memang ketika sumber daya utama Gunung Kidul memang ya Batu putih seperti ini tapi eksplorasinya berlebihan. Nggak heran sih karena kapur di sini memang nomer wahid di dunia, kalau nggak ditambang bingung juga masyarakat makan apa. Ada saran supaya perbukitan teletubbies di sini bisa tetap lestari untuk anak cucu tapi batu putih tetap bisa ditambang? minimal penduduknya masih bisa tercukupi kebutuhannya? mendapat pendapatan? PR saya kalau jadi anggota DPRD DIY ini (emang pengen mon?)

Gunung Kidul Handayani!

Crop Circling at Crop Circle Berbah, Sleman

What? Crop circle ada di Indonesia, pertama mungkin
Where? Rejosari, Jogotirto, Berbah, Sleman, DIY
When? 25 Januari 2010
With? Bapak, Ibuk

Heboh crop circle memang mewabah di Indonesia, secara ini yang pertama di Indonesia. Saya dan keluarga iseng kesana, dan ternyata walau saya kesana pagi, udah banyak banget yang datang kesana (karena hebohnya pemberitaan di TV mungkin). Kami ditarik biaya 2000 rupiah per sepeda motornya, include parkir dan bea masuk area. Nggak susah kok menemukan tempatnya (dari rumah saya :p), nggak percaya? Ini saya kasih petanya

denah menuju crop circle

atas: crop circle jepretan saya
bawah: crop circle dari atas helikopter TNI AU, sumber di sini

perjalanan mendaki bukit Suru, offroad habis, karena daratannya becek karena hujan dan tanahnya merupakan tanah lempung

atas: petah sawah yang di-crop
bawah kiri: rumah terdekat dari area crop circle
bawah kanan: tempat parkir

banyak yang berbondong-bondong menuju tempat ini untuk melihat fenomena ini

Saya bukan orang yang ahli, saya no comment tentang hal ini karena saya nggak mau dikira sok tahu ya karena saya memang nggak tahu. Bagi yang tidak mengerti dan tidak jago dalam bidangnya, mohon juga untuk tidak membuat opini yang membingungkan masyarakat awam macam saya. Yang jelas pembuatnya adalah makhluk Allah yang super duper jenius. Maaf juga karena fotonya nggak banyak, kamera saya jelek, mungkin bisa lihat foto-foto di album FB mas Yohang ini

Positifnya adalah Jogja menjadi semakin rame dan wisatanya beragam, kalau benar ini ulah alien, mungkin alien ini protes dan prihatin karena Jogja sering diterpa musibah serta ditekan pemerintah karena menuntut UU keistimewaan segera disahkan. Hahahahahaa...... Jogja memang ISTIMEWA :D

Ingat bentuk geometrinya jadi inget matematika geometri yang dulu sangat saya cintai itu :'(

Kamut Nilai

"Bila saya memiliki sekolah, saya hanya akan memberi nilai rata2 pada mereka yang mampu menjawab semua soal dengan benar, karena mereka tak lebih hanya burung beo yang pandai menghafal, sebaliknya saya akan memberi angka tertinggi kepada mereka yang membuat kesalahan tapi mampu menjelaskan mengapa kesalahan itu terjadi dan apa hikmah yang mereka peroleh dari kesalahan itu"

Saya lupa kamut siapa, diambil dari sebuah papan kamut di SMA N 1 Wonosari

Inspiring! I'll Do It :D

Katalog Sepesial Setiker

Alhamdulillah, akhirnya katalog produk-produk Sepesial Setiker jadi juga :D
Radius Jogja minimal order Rp 5.000,00, kalau jaraknya deket sama kami para empunya Sepesial Setiker beli satu aja boleh deh... baik kan... bahan stiker doff, kalo berminat hubungi nmonarizqa@gmail.com :)

katalog stiker UGM

katalog stiker Teladan

katalog contoh stiker yang bisa di-custom dengan nama, dll

Quotes From An Answer Sheet

Saya kemarin iseng  baca-baca kalimat-kalimat kecil yang tertulis di bawah setiap halaman lembar ujian jurusan saya, JTETI. Yah mirip tulisan-tulisan di buku-buku sinar dunia itulah... Dan ternyata tulisan-tulisan tersebut sedikit menghibur saya karena intinya sama, tapi bahasa penyampaiannya polos dan lugas, menghibur lah pokoknya, hehehehehe

Ini dia kalimat-kalimatnya

"Berjuanglah untuk hidup jujur daripada meraih nilai baik dengan penuh kecurangan"
"Ketulusan dan kejujuran kiranya mengawal pekerjaanku"
"Kecurangan menunjukkan kerapuhan kepercayaan diri"
"Kejujuran adalah pangkal dari kemujuran"
"Jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang"
"Menjauhi kejahatan itulah jalan orang jujur"

Semangat UAS! :D

Candi Sojiwan

Where? Candi Sojiwan, Prambanan, JAWA TENGAH
When? 17 Januari 2011
With? Em.... kasih tau nggak yaaaa.... :p

Oke, ingat kan saya pernah posting peta persebaran candi di postingan kemarin? Merasa nggak ada kerjaan, saya dan teman saya bergerilya candi ceritanya, tapi berhubung teman saya ini sibuk atas pekerjaannya, di minta diantar ke candi yang nggak begitu jauh dan mblasuk. Baca peta tersebut, teman saya minta ke Candi Sojiwan saja.


Dan apa yang terjadi?????? Kami TERSESAT dengan bodohnya -,- Di gambar (yang diberi lingkaran kuning), candi terlihat begitu dekatnya dengan Jalan Solo. Tapi petanya begitu menyesatkan karena nggak dikasih tau kapan beloknya, jadi kami setelah putar balik di pertigaan jalan mau ke prambanan itu (putar baliknya di jalan prambanan, jangan di jalan solo-nya), kami masuk gang di kiri jalan sekitar 200m, ada perempatan gang pandawa (yang harusnya kami belok kiri) malah kami lurus terus terus dan belok kanan, tembus jalan yang mau ke Candi Boko (-------) Bodohnya, ketahuan bukan anak gahoel Prambanan.

Setelah hampir SATU JAM! kami ketemu candinya, dan tralala lala, yang kami temukan adalah

 candi masih dalam renovasi, didramatisir dengan mengambil foti candi tertutup pohon, agar terkesan candi masih tertutup -loh-

Candi Budha yang sudah masuk teritori Jawa Tengah ini masih dalam proses renovasi karena gempa -,- atau mungkin juga mau dipugar ulang. Banyak bapak tukang hilir mudik, dan begini, dan begitu, riweuh pokoknya, sangat tidak nyaman jika mengganggu. Jika candi ini normal, tarif untuk dewasa 2000 rupiah dan anak 1000 rupiah. Temen saya nggak mau masuk karena riweuhnya tadi, dan saya juga gak ambil info apa-apa.

Terus saya mengusulkan gimana kalo ke Candi Sewu aja, temen saya setuju dan...... ternyata candi Sewu hanya bisa diakses lewat pintu masuk Prambanan yang berarti harus bayar 15 ribu -,- Temen saya yang sedang tidak punya waktu banyak ini pun kemudian ilfil dan memilih pulang ke kotanya untuk menyelesaikan urusannya... Duh disini saya jadi bersalah banget karena telah tidak mensejahterakan tamu dan tidak menjadi anak gahoel Prambanan yang sebenarnya. Habis itu saya langsung survey candi area Prambanan lain biar kalau ada temen yang ngajak nge-candi lagi saya bisa kasih referensi.

Bodoh, kok saya kemarin nggak ngajak di ke Candi Kalasan yang deket rumah aja ya? -__________-

Happy Holiday :D

Peta Persebaran Candi di Kawasan Kalasan-Prambanan

Saya tinggal di kawasan seribu candi (lebay mon -,-), untuk itu, bagi yang ingin wisata candi di seputaran Prambanan-Kalasan, saya share peta persebaran candi-nya. Semoga bermanfaat :)


  1. Candi Sambisari
  2. Candi Sari
  3. Candi Kalasan
  4. Candi Kedulan
  5. Candi Prambanan
  6. Candi Lumbung
  7. Candi Bubrah
  8. Candi Sewu
  9. Candi Ratu Boko
  10. Candi Barong
  11. Candi Banyunibo
  12. Candi Ijo
  13. Candi Sojiwan
Maaf nggak ada skala-nya, yang jelas untuk perbandingan, dari candi Ijo ke rumah saya jaraknya 8km an, hehehehehe

Happy Holiday!

Candi Sambisari

Where? Candi Sambisari, Purwomartani, Kalasan, Sleman
When? Kamis, 13 Januari 2011
Bermula dari saya yang kekancingan di rumah, saya tertarik untuk pergi ke Candi Sambisari, sekitar 5 km dari rumah saya unutk sekedar berwisata setelah UAS, dan tentunya sendirian :( karena awalnya saya nggak berencana kesini hehe.....

Bagi yang ingin kemari, menemukannya gampang kok. Setelah Bandara Adisutjipto, sekitar km 10, sebelum gerbang Akademi Angkatan Udara di utara jalan ada jalan kabupaten, Jalan Sambisari namanya. Cukup ikuti jalan tersebut sekitar 2 km dan mentok di jalan konblok, sampailah ke Candi yang halamannya sangat hijau ini. Bea masuknya 1000 rupiah untuk anak dan 2000 rupiah untuk dewasa. Tempatnya bagus dan terawat menurut saya, cocok untuk foto prewedding *loh*

Nggak usah banyak ngaco, check this out

Tentang Candi Sambisari

Candi Sambisari terletak di desa Sambisari, Kelurahan Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman. Secara astronomis terletak pada 7 derajat 45' 48.13" LS dan 110 derajat 26' 46.43" BT. Candi Sambisari pertama kali ditemukan pada bulan Juli 1966 yakni ketika seorang petani yang sedang mencangkul sebuah batu bagian candi yang berukir. Setelah melakukan penelitian ternyata temuan tanpa sengaja tersebut merupakan bagian kecil dari sebuah gugusan candi yang terpendam hingga kedalaman 6,5 m di dalam tanah yang merupakan endapan lahar vulkanis dari gunung Merapi.

Pada bulan September 1966 untuk pertama kalinya dilakukan kegiatan penelitian sistematis berupa ekskavasi arkeologis yang dilaksanakan oleh Kantor Cabang I Lembaga Peninggalan Purbakala Nasional di Prambanan dengan dibantu oleh para mahasiswa Arkeologi Fakultas Sastra Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Tahun 1975 hingga 1977 berhasil menampakkan satu buah bangunan induk dan tiga buah candi perwara. Kondisi candi-candi tersebut sudah dalam keadaan runtuh kecuali pada bagian kaki, sebagian pagar langkan dan sebagian bagian tubuh masih dalam kondisi aslinya.

Candi Sambisari merupakan candi Hindu yang dibangun sekitar abad 9 masehi. Kemudian bangunan ini menghilang tertimbun endapan lahar Merapi. Di tahun 1986 pemugaran candi Sambisari telah usai.

Candi Sambisari merupakan kelompok percandian yang terdiri dari sebuah candi induk dan tiga buah candi perwara di depannya. Candi induk menghadap ke arah barat dengan denah berbentuk bujursangkar berukuran 13,65 x 13,65 m dengan tinggi 7,5 m. Hal menarik dari candi induk adalah dijumpainya batu-batu pipih semacam umpak di sepanjang selasarnya. Batu-baru tersebut mempunyai tonjolan berbentuk bulan dan persegi. Pada sisi luar tubuh candi induk terdapat relung-relung yang ditempati oleh beberapa arca yakni arca Durga (sisi utara), arca Ganesa (sisi timur), dan arca Agastya (sisi selatan). Untuk dua buah arca di pintu masuk yakni Mahakala dan Nandiswara telah hilang dicuri tahun 1971.

Di depan candi induk terdapat tiga buah candi perwara yang berukuran 4,8 x 4,8 m (perwara sisi utara dan selatan) dan 4,9 x 4,8 m (perwara tengah). Secara keseluruhan kompleks Candi Sambisari dikelilingi oleh pagar berukuran 50 x 48 m.

Pada tahun 1976 ditemuakan prasasti emas di bawah salah satu umpak di candi induk. Prasasti tersebut berukuran 2 x 1 cm yang bertuliskan om siwasthana yang artinya 'hormat, rumah bagi dewa Siwa'. DI halaman candi juga ditemukan arca perunggu berukuran tinggi 29 m dan lebar 12 cm. Arca ini adalah arca Vajrapani yakni salah seorang Bodhisattca. selain itu juga ditemukan sejumlah talam dan cawan perunggu serta sejumlah gerabah.

Sumber: Papan informasi


Photobucket
bentuk utuh candi

candi utama
Candi pewira

Photobucket
pusat informasi, tampak di kiri bawah adalah foto sebelum candi ditemukan, masih berupa sawah

atas: beberapa batu ditemukan di candi
bawah: beberapa arca dan prasasti pada candi

Photobucket
arca di sekitar candi

peta persebaran situs kawasan Prambanan, saya punya file resolusi besarnya, kalo mau minta e-mail ya :D

Happy Holiday! :D
abcs