From Sunrise to Sunset (18 Mar 2012)

"Mon weekend besok ada acara nggak?"
"Enggak, kenapa?"
"Kan kita ulang tahun.............."

Itulah percakapan yang terjadi antara saya dan kembaran saya si Tontun - Muhammad Mirza Sulthony


yang sejurus mengingatkan saya akan ulang tahun saya. Even saya lebih ingat tanggal-tanggal deadline daripada ulang tahun sendiri. Dan semenjak saat itulah kami mulai merencanakan Repeat Year Project. Banyak hal yang kami rencanakan dan itu membuat saya merasa "kok aku forever alone banget ya cuma ngerayain ultah berdua sama si Tontun -,-"

Tapi ternyata banyak hal yang kemudian terjadi di luar skenario. Malam sebelum kami ultah, teman saya si Madun ngajakin untuk ke Boko Sunrise keesokan harinya (which means itu ulang tahun saya sama Tontun, 18 Maret 2012) dan yang dateng ternyata exclude saya dan Tontun ada Ema, Trias, Fanni, Madun.

So this is our 1st pit stop: BOKO SUNRISE
Lokasi: Candi Ratu Boko
Bayar: Rp 25.000,00 T___T
Kamera: Kamera charles, kamera panorama charles, plus camera360


disana karena agak kesiangan (karena saya sempat memberikan arah yang gak bener) dan faktor mendung, kami tetep gak bisa liat sunrise padahal masuknya mahal. Hiks. Yang penting bisa foto-foto. Kami turun sekitar jam 8 pagi. Madun dkk balik Jogja sementara Tontun bertamu di rumah saya untuk kemudian melanjutkan trip.

Kami berencana potong kue di suatu tempat entah itu dimana. Akhirnya pergilah kami ke Mirota Kampus untuk beli tart kecil dan tercetuslah ide gila untuk membawa tart tersebut bertualang seharian dan kemudian ditiup waktu sunset di Boko (karena kita mengawali hari ini - sunrise - juga di Boko). Jadi sebenernya judul hari ini adalah

From sunrise to sunset protecting a tart and 20 19 candles

2nd Pit Stop: PANTAI SEPANJANG
Lokasi: Pantai Sepanjang, Tanjungsari, Gunung Kidul. Pantai Kukup ke Timur sedikit (sedikit?)
Bayar: Rp 5.000,00 per orang (di pintu masuk area Pantai GK, dipakai untuk semua pantai yang masuk "keluarga" pantai ini) dan nggak bayar parkir soalnya pantainya sepi :p

 
panorama Pantai - using charles' panorama mode

 
HDR Pantai Sepanjang - kamera charles + camera360

Pantai ini sepi banget, waktu saya kesana pengunjungnya cuma rombongan saya ini dan 2 orang yang tidak kami kenal. Padahal menurut saya pantai ini punya potensi. Garis pantainya panjang, ombaknya super tenang dibandingkan dengan pantai selatan lainnya, terbukti dari pasir-pasirnya yang jauh lebih lembut daripada pantai-pantai tetangganya.

 
kue 20-19. Tontun 20, saya 19. Sudah mulai terlihat si kue tidak seperti bentuk asalnya lagi -,-

Cuss puas di sini, kami ke Bukit Bintang. Dengan kecepatan motoran Tontun yang super ultra ini kayaknya dari pantai ke Bukit Bintang cuman sejam dan si kue sudah mulai nggak berbentuk -,-

3rd pit stop: BUKIT BINTANG PATUK
Lokasi: Jalan Jogja Wonosari km 18 apa ya
Bayar: Bakso Rp 6.000,00
Kamera: kamera HP Tontun (atas) sama kamera charles (bawah)

Kami singgah di salah satu warung untuk beli bakso

 

Banyak ke-fail-an yang terjadi di sini. Mulai dari kamera Tontun yang udah abis batrenya, sampe kemudian kamera charles saya -- yang buat motret foto di atas ini -- yang pas make self timer kita pasang di atas kaleng krupuk -- dan kemudian jatuh.

Sempat ada silent moment sebelum akhirnya kami sadar kalo HP saya ini jatuhnya ke mangkok bakso 
-____________________________-

Untung kamu gapapa charles sayang :')

4th pit stop: CANDI IJO
Lokasi: Candi Ijo, Prambanan, Sleman
Biaya: Geratiss
Kamera: HP Tontun

bisa dilihat dari foto di atas tart nya udah nggak bentuk, coklatnya meleleh kemana-mana --'

Selesai, Tontun balikin saya pulang dan dia ke kampus, untuk menunggu teman-teman kami yang lain. Jadi ceritanya kami mau ajak teman-teman untuk bagi-bagi kue di Boko Sunset :)

Last Pit Stop: BOKO SUNSET
Lokasi: Candi Ratu Boko
Biaya: Setengah harga tiket tadi pagi

Bersama Tontun, Al, Dani, Dita, Marin menikmati sunset yang tetep aja ketutup mendung :(

sama ibuk saya, rotinya dituker sama yang bagusan :") tapi tetep aja fail soalnya tulisan "Mirza" nya gak keliatan, rotinya ancur sebelah, wkwkwkwkwkwkwk

Kami akhirnya mengakhiri pengembaraan sehari di sini. Tiup lilin dan tukar kado. Yang fail adalah ketika ternyata kami udah banyak foto-foto tapi engga ke-save semua -,- tinggalah foto-foto di atas ini saja yang tersisa. Hiks hiks hiks.

Overall, saya sangat senang hari ini, walaupun saya sangat sedih karena jatah hidup saya berkurang :(. Saya harap di akhir tahun saya menjadi teenager ini, saya bisa lebih berguna untuk sekitar saya, dan satu kalimat yang paling menohok datang dari kaka Fikri: "semoga bisa bilang tidak untuk urusan-urusan yang bisa ditolak" wakakakakakkaka

Terima kasih untuk semua pihak yang terlibat hari ini. Untuk Dydhan juga yang mengantar kado ke rumah tapi nggak ketemu saya, untuk Ema, Trias, Madun, Fanni, Al, Dani, Marin, Dita dan semua yang mengucapkan saya selamat ulang tahun dari media apapun. Kalian membuat saya percaya bahwa truly friends itu ada dimana mereka tetap ingat ulang tahunmu walaupun tanggal lahirmu di Facebook sudah kamu sembunyikan jauh-jauh hari, wkwkwkwk

Nurvirta Monarizqa, 19 tahun

nb: ke-fail-an terakhir adalah ketika saya membuka kado dari Tontun, dia memberi saya semacam clutch berwarna hitam-tosca, padahal saya memberi dia polo warna tosca. Kompak sekali kita ternyata, wkwkwk
7 Responses
  1. dydhan Says:

    huuuuaaaaaaaaaaaaaaa:')
    tadinya aku mau ikut ke boko, tapi ternyata ada accident ummi ketinggalan travel itu . semoga tambah dewasa dan tambah cantik. luv yu kakaks

  2. fayruzrahma Says:

    uwaaa proyeknya so sweet :'D
    siapa ya yang ultahnya bareng gue (lonely)

  3. Nurvirta Monarizqa Says:

    Luv yu too adiks. Tetap semangat ;D

  4. Qisthira Says:

    dek mon, med milad ya :),maaf telad skali :'(
    smoga semakin cantik luar dalam :))
    smoga sll diberi umur yg bermanfaat oleh Allah ..amin
    ak jd pgn nge blog bnr ni, liad blog ny dek mon :D

  5. Nurvirta Monarizqa Says:

    @mba Qis: ditunggu kiprahnya di dunia per blog an lhooo
    @yan: EMANG

  6. Anonim Says:

    ini blog keren, sumfeh!

Posting Komentar

abcs