KP Part 5: HUT RI dan Pulau Ubin

Jadi ceritanya, di Hari Kemerdekaan RI, kebetulan hari Sabtu jadi pada libur, Agi ngajakin Ifah, Iib, dan saya untuk ke Pulau Ubin, yang adalah salah satu tempat dengan rating tinggi di Trip Advisor dan menurut webnya, adalah Last Kampung di Singapore (secara Singapore isinya kan HDB semua). Kami janjian untuk cus dari Pioneer MRT jam 6 pagi, tapi apa daya karena malemnya saya begadang....

Saya kesiangan.

Tetot sekali, saya liat hape ternyata udah pada miskolin dan sms dan wasap buaahahaa, setelah mohon-mohon minta maaf akhirnya diundur jadi sorean perginya. Sedih pol waktu itu, maaf banget teman-teman :'(

Akhirnya karena pagi nganggur, saya memutuskan untuk ke KBRI saja sendirian. Ngajakin Ifah tapi dianya ga mau, yaudah sih YOLO, kapan lagi saya 17-an di Singapur.

Upacara di KBRI

Sebenernya saya ngga kedapetan upacaranya sih, sampe sana tetep aja kesiangan, upacaranya udah selesai :'(

Tapi tetep, boleh masuk ke dalam buat makan-makan, yakali jauh-jauh dari Jurong West ke KBRI selama 51 menit perjalanan ngga dapet apa-apa :))

Capture

Pioneer MRT, naik EW (hijau) arah Pasir Ris, turun Queenstown di exit B, cari bus stop, naik bus 111, turun di 6 bus stop setelahnya, terus jalan ke KBRI.

Disini untung ketemu teman-teman PINUS (Pelajar Indonesia NUS) termasuk Ashar dan Kemal. Waktu ini, saya belum kenal anak-anak PINTU malahan (Pelajar Indonesia NTU).

1

Daaaan makanannya ini enak-enak banget brosis, untuk foto makanan credit to Ashar Fuadi (inget, foto-foto saya masih pada di hardisk yang rusak, huee)

2

Roti coklatnya enak parah asli.

Iseng, saya ngajakin anak berdua ini untuk ikut trip ke Pulau Ubin bersama geng Agi-Iib-Ifah dan mereka mau. Mereka kemudian ngajakin Raja dan sepakat ketemuan di MRT Jurong East aja.

Pulau Ubin

Siang sempet hujan dan khawatir, sorenya cerah nggak ya, tapi untungnya emang lumayan cerah sehingga kami bisa pergi ke Pulau Ubin. Dari Pioneer, kami naik MRT EW (hijau) arah Pasir Ris turun di Bedok, terus kami nunggu Raja yang kesiangan di Bus Stop 84031 seberang stasiun MRT. Nah dari sini naik bus Jalur 2 dan tunggu sebanyak 31 bus stop hingga bus stop 99009 atau 99139 terserah sih pokoknya tujuan akhirnya Changi Point Ferry Terminal.

1

Oke, perjalanan jauh ini memakan waktu dua jam lebih, satu jam sendiri ada di bus. Daripada ngga jelas di bus, kami mainan permainan yang waktu itu kami tau namanya "connect". Jadi peraturannya, ada satu pemain menjadi game master, satu pemain breaker dan yang lain pemain biasa/penebak. Game master memikirkan satu kata dan pemain harus menebak. Iterasi ke-0 nya, game master memberi satu huruf awal, misal P, nah penebak harus saling kode-kodean. Misal kemudian penebak 1 ingin menebak, dia tidak boleh menyebutkan kata berawalan P, tapi bolehnya menyebutkan kode

Penebak 1: "Butiran, di pantai, halus"

Nah kalau ada yang tahu jawabannya, penebak lain harus bilang "connect" terlebih dahulu

Penebak 2: "Connect"

Setelah itu keduanya bersamaan menyebutkan kata yang sama-sama dipikirkan sambil bilang "1-2-3" dulu

Penebak 1 dan 2: "1-2-3, pasir!!!!"

Kalau sama, game master memberi huruf selanjutnya, misal I, jadinya sekarang "PI". Penebak harus memikirkan kata berawalan PI. Siapapun boleh memberi clue asal penebak.

Penebak 2: "Di rumah"

Nah penebak harus memberikan clue secara implisit, soalnya bisa di break sama breaker

Breaker: "Pintu!"

Nah kalo breaker bener nebak yang di pikiran penebak, clue batal dan harus cari clue lain. Ini sumpah permainan kode-kodean yang seru dan bikin ngakak karena kita kadang ngga kepikiran sebuah clue dan ngga kepikiran konektivitasnya, kayak Agi dan Iib waktu nebak, ketika huruf yang ter-reveal sudah "PERT"

Agi: "Lebih dari empat" | Iib: "connect!" | Agi dan Iib: "1-2-3, PERTUJUAAAAAAN!"

Maksudnya adalah plesetan dari pertigaan, simpangan yang lebih dari empat dengan depannya "pert" berarti pertujuhan. Dafuq banget lah.

Akhirnya setelah sekian jam perjalanan, sampai juga ke Changi poin ferry Terminal. Kami naik kapal, per orangnya S$2.5 sekali jalan, bolak balik berarti S$5

Dan sampailah di Pulau Ubiiiin... (foto dan video credit to Kemal Maulana)

1098316_10200426572723359_1336861460_n

The Interns di Pulau Ubin: Raja, Ashar, Kemal, saya

Di sini kita juga bisa pinjam sepeda, satu harinya S$8 untuk keliling pulau sepuasnya. Kesan pertama saya adalah: Ini nggak Singapur banget. Saya sehari-hari melihat bentukan Singapur adalah kota padat dengan apartemen HDB dimana-mana dan gedung perkantoran tinggi. Di Pulau ini yang saya lihat adalah hutan, LANDED HOUSE YANG TIDAK MEWAH (karena kalo di Singapore, landed house itu mahal banget jadi pasti rumahnya bagus ala-ala The Sims), kampung, jalan yang ngga bagus-bagus amat dan kesederhanaan. Jauh dari hingar bingar kota lah.

page

landed house Pulau Ubin vs dalam kota, sumber: wikipedia dan denoxa.com

Kami cycling hingga Check Jawa site, nemu rumah nomer 1 di Pulau Ubin dan numpang Sholat :)) dilanjut narsis

1146737_10200426573963390_1789437222_n

The Interns narsis di atas batu

Kata Agi, dinamai pulau Ubin karena memang dulu ada banyak pengrajin Ubin, ngga tau sih dia ngibul apa engga, ini videonya:

Jalan-Jalan Mon Part 1 https://www.facebook.com/photo.php?v=10200575310641714&set=vb.1127442816&type=3

Kami kemudian melanjutkan jalan ke Jembatan kayu yang kira-kira begini bentuknya

http://aworldtravel.files.wordpress.com/2012/10/pulau-ubin-wetland.jpg

Lengkapnya seperti apa kalo selo bisa dilihat di Jalan-Jalan Mon Part 2 https://www.facebook.com/photo.php?v=10200575320841969&set=vb.1127442816&type=3

Terus kami melanjutkan perjalan ke tower kayu empat lantai untuk melihat pemandangan yang Subhanallah

1005813_10200426578843512_1313533728_n

Video: Jalan-jalan Mon Part 3 https://www.facebook.com/photo.php?v=10200575325362082&set=vb.1127442816&type=3&permPage=1

Terakhir, gowes di sebelah danau

64513_10200426586243697_2006367886_n

Kemudian balikin sepeda, beli es kelapa muda saking hausnya, dan pulang.

Video: Jalan-jalan Mon Part 4 https://www.facebook.com/photo.php?v=10200575331562237&set=vb.1127442816&type=3&permPage=1

Kesimpulan

Capeeeeeeeeeeeek, tapi Pulau Ubin indah aselik, worth to try kalo ke Singapore. Ke Singapore jangan cuma ke Orchard deh, sekali-kali cari wisata ngga mainstream (di mata orang Indo) macan Pulau Ubin ini. Tips sih bawa makanan dan minum yang banyak karena gowesnya cape. Kesini juga minimal luangkan waktu 3 jam untuk jelajahi seisi pulaunya biar puas, jadi mending dateng pagi banget terus pulang sore/maghrib. Ohya jangan tanya rute ke saya soalnya saya juga ga paham, cuman ngikutin Agi :)) kalo pertama kali kemari dan ngga ada guide, saran saya pertama masuk Pulau langsung aja cari Information Center. Bagusnya Singapore, sekampung apapun, informasi yang jelas bisa kita dapatkan sedemikian hingga kita ngga tersesat dan tetap merasa nyaman berwisata, salut!

bersambung...

0 Responses

Posting Komentar

abcs